salam hangat dari bu bidan queen. saya mau memberikan sedikit informasi buat para ladies dan mommy semua. apakah ini penting??? yes.. ini penting!!! karna apa? semua akan mengalami yang namanya hamil,bersalin dan menjadi ibu. sebelum menjadi ibu pastinnya harus melewati masa kehamilan dan persalinan dahulu.
nah dimasa kehamilan ini banyak sekali masalah yang terjadi dan kadang para calon mommy ini bingung atau gak tau dengan kondisi yang dirasakanya.
saya ambil salah satu contohnya itu KPD.
udah pada tau belum sih apa itu KPD??
khususnya bagi calon ibu yg akan mempersiapkan persalinan, wajib tahu apa yang dimaksut dengan Ketuban pecah dini.
Ketuban pecah dini adalah pecahnya ketuban sebelum waktu melahirkan yang terjadi pada saat akhir kehamilan maupun jauh sebelumnya (Nugroho,2010)
Ketuban pecah dini adalah pecahnya ketuban sebelum terdapat tanda - tanda persalinan mulai dan ditunggu satu jam sebelum terjadi inpartu. sebagian kejadian ketuban pecah dini adalah terjadi pada kehamilan aterm lebih lebih dari 37 minggu sedangkan kurang dari 36 minggu tidak terlalu banyak (Manuaba,2009)
jadi banyak sekali referensi tentang ketuban pecah dini dari berbagai sumber. kalau para calon mommy masih gak paham dengan yang dijelaskan pada definisi ketuban pecah dini dari beberapa sumber yang saya tuliskan. saya akan mencoba menjelaskan dengan bahasa saya sendiri. Sebagai tenaga medis yang sehari harinya menemui kejadian seperti ini di tempat kerja saya, ketuban pecah dini adalah pecahnya air ketuban atau kalau orang jawa bilangnya air kawah orang inggris bilangnya amnion water, sebelum proses persalinan terjadi.
Saya contohkan sebuah kasus, katakanlah pada bulan Juni akhir tgl 28 Ny "X" di perkirakan akan bersalin, akan tetapi pada tanggal 1 juni Ny"X" merasakan keluar air dari jalan lahirnya (vagina). dia bingung mengartikan air itu apa? apakah air kencing atau air ketuban. setelah diperiksakan ternyta benar itu air ketuban. nah inilah definisi kasar tentang Ketuban Pecah Dini.
Bagaimana cara membedakan itu air ketuban atau urin?
ketika kita buang air kecil, secara otomatis otak kita akan memerintah sistem urin dalam tubuh untuk mengeluarkan urin itu, dengan tanda kita merasakan tekanan saat buang air kecil. akan tetapi jika air ketuban yang keluar, kita tidak akan merasakan tekanan pada vagina seperti kita akan buang air kecil. air ketuban itu keluar secara otomatis tanpa kita sadari, kita tau- tau sudah basah semua pakaian dalam kita.
dan kalau air ketuban itu baunya cenderung amis, dan khas sekali. selain itu warnanya juga berbeda -beda ada yang jernih, keruh, sampai hijau. disinilah kita harus tau perbedaan ketuban jernih,keruh,hijau.
karna bayi yang ada dalam rahim seorang ibu itu hidup di dalam air ketuban. coba difikir secara logika saja. ibaratkan kita tinggal ditempat yg airnya keruh, hijau kumuh, bagaimana kesehatan kita selama tinggal ditempat seperti itu??
tentunya tidak akan baik. kalau bayi?? di minum air ketuban yang berwarna hijau, efeknya apa?? yang jelas bayi akan terkena resiko infeksi bacteria.
nahhh....
lanjut kembali ke ketuban pecah dini, Apa yang menyebabkan ketuban pecah dini? dan bagaimana saya harus menyikapinya??
banyak sekali penyebabnya antara lain :
- Serviks inkompeten
- Faktor keturunan
- Pengaruh dari luar yang melemahkan ketuban (infeksi genetalia)
- Overdistensi uterus
- Malposisi janin atau malpresentase janin
- Riwayat KPD pada kehamilan sebelumnya
- Faktor yang berhubungan dengan berat badan sebelum hamil selama hamil
- Merokok selama kehamilan
- Usia ibu yang lebih tua mungkin menyebabkan ketuban kurang kuat dari pada usia muda
- Riwayat hubungan sexual baru-baru ini
- Paritas (banyaknya anak)
- Anemia
segera datang ke dokter kandungan atau bidan terdekat untukdilakukan pemeriksaan lebih lanjut. seperti test lakmus, atau USG untuk memastikan ketubanya dalam jumlah yang cukup atau kurang.
jika memang sudah di diagnosa KPD, mommy harus istrahat total (bedrest).
nah ladies....
semoaga apa yang sya sampaikan ini bisa berguna untuk menambah wawasan para wanita indonesia khususnya para calon ibu sebagai diteksi dini pada masa kehamilan.
kalau ada yang tidak jelas atau ingin sharing, bisa tinggalkan komen dibawah ya ..
trimakasih sudah mengunjungi blog saya :)
